![]() |
| Ilustrasi Perampokan |
Aksi perampokan kembali terjadi Sabtu (11/7) di Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Korbannya adalah Supadi (28) warga Kelurahan Peranap. Dua orang perampok masuk kedalam rumah Supadi saat berbuka puasa sekitar pukul 18.45 WIB.
Perampok tersebut menodongkan senjata api ke arah Supadi. Tubuh Supadi juga ditendang, diinjak-injak bahkan diseret agar menyerahkan harta bendanya kepada perampok tersebut.
"Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang, mereka meletuskan senpi kemudian menendang tubuh Supadi dan meminta uang miliknya," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik kepada merdeka.com Minggu (12/7).
Menurut AKBP Guntur, dari laporan korban, dua pelaku masuk dari pintu belakang dan langsung menendang korban lalu menodong lehernya dengan pisau dan meletuskan senjata apinya.
Pelaku kemudian menggiring korban ke ruang tengah. Meski korban ditemani keluarganya lain Heru (35), dan Supiatun (45), namun senjata api yang diletuskan pelaku membuat nyali korban ciut lalu memenuhi permintaan pelaku.
"Korban ditodong senpi lalu diminta untuk memberi tahu tempat penyimpanan uang. Setelah dapat, pelaku kabur dengan membawa uang korban sekitar Rp 15 juta dan sebuah handphone," jelas Guntur.
Menurut korban, ciri-ciri seorang pelaku berpostur tubuh sedang, menggunakan helm dan jaket hitam, dengan logat Jawa. Sedangkan seorang pelaku lainnya berpostur pendek dengan badan sedang, menggunakan helm dan memakai jaket hitam.
"Sebelum beraksi, pelaku diketahui sempat memarkirkan sepeda motornya jenis Yamaha Vixion warna putih dengan les merah, di samping rumah korban," terangnya.
Saat ini, kata Guntur, polisi tengah memburu pelaku dengan mengantongi ciri-ciri dan informasi dari korban.
(merdeka.com)
Terkait : #Kriminal #Riau
Baca Juga :
- "Klewang" Ketua Geng Motor XTC Pekanbaru, Ingin Bertobat Tapi Gak Bisa Sholat
- Tragis!! Ulah Sering Mengejek, Karyawati Indomaret Pekanbaru Di Bunuh Temannya
- CCTV Ini Rekam Aksi Pencuri Motor CBR
- Surat Terbuka Untuk Jokowi Dari Pendukungnya: Tolong Berhenti Sengsarakan Rakyat!
