LihatDulu - Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan puncak Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Blitar, Jawa Timur, Senin (1/6/2015).
Saat berpidato, Presiden Jokowi mengaku selalu mengalami hal yang sama saat datang ke kota tempat Soekarno dimakamkan.
"Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran proklamator kita, bapak bangsa kita, Bung Karno hati saya selalu bergetar. Getaran ini senantiasa muncul karena di kota ini, kita secara bersama-sama menghayati, semangat yang bersumber pada ide dan gagasan besar bung Karno," kata Jokowi.
![]() |
| Presiden Joko Widodo saat pidato dalam perayaan Hari Lahir Pancasila di Blitar, Jawa Timur. --Tribunnews.com/Wahyu Aji. |
"70 tahun lalu di hadapan BPUPKI beliau (Bung Karno) menyatakan, diterima atau tidak terserah saudara-saudara, tapi saya sendiri mengerti, bahwa nggak ada satupun negara yang bisa menjelma (merdeka) dengan sendirinya," kata Jokowi.
Dari beberapa kutipan pidato Jokowi itu, ternyata ada yang membuat banyak netizen bereaksi. Pasalnya netizen menganggap bahwa Jokowi telah keliru dengan menyebutkan Soekarno lahir di Blitar.
Bahkan Politisi dari Partai Demokrat Roy Suryo turut berkomentar soal Jokowi yang diberitakan media online telah menyebutkan tempat kelahiran Soekarno adalah di Blitar.
"Tweeps, Ini yg Tidak Tahu Sejarah Penulis Pidato-nya atau Siapa ...?, tulis Roy Suryo di akun twitter miliknya @KRMTRoySuryo.
Lalu ada juga komentar dari netizen dengan nama akun @teguhjo: "Pak @jokowi_do2, Penulis pidato Bapak harus ditertibkan! Blitar bukan tempat lahir BK," tulisnya.
@ulilIni: "jelas "terong dicabein". :)) | Sebut Soekarno Lahir di Blitar, Jokowi Diminta Pecat Staf Ahli," tulisnya.
@maspiyungan: "bukan salah jokowi, salah sukarno kenapa lahirnya bukan di blitar :D," tulisnya. (*)
Sumber: Twitter
jabar.tribunnews.com


