![]() |
| Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. |
Politikus PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari mengakui pimpinan partainya itu menggunakan sisa kuota nasional untuk menunaikan ibadah haji. Menurutnya, Mega memutuskan berangkat haji karena ada undangan dari Suryadharma Ali yang menjabat sebagai menteri agama saat itu.
"Ibu Mega masak terlibat? Ibu tahunya diundang, memang diundang. Dan itu normal, beberapa kali diundang. Kalau kemudian ada prosedur yang gak beres ini mengejutkan kita semua," kata Eva ketika ditemui di Galeri Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/9) malam.
Eva mengklaim bahwa Mega sama sekali tidak menyangka kuota haji yang diterimanya itu ternyata melanggar prosedur. Menurutnya, sang ketua umum berpikiran positif bahwa penyelenggara haji tidak mungkin mencemari kegiatan ibadah dengan perbuatan korupsi.
"Ya saya memprihatinkan bahwa kok ibu 'dijebak' begitu ya oleh prosedur enggak bener, kan enggak dikasih tahu. Kalau ini dananya belum tentu bener, pasti enggak ada yang mau berangkat," bebernya.
Meski begitu, Eva pastikan ketumnya itu akan tetap menghormati apapun hasil proses hukum terkait perkara tersebut. Jika memang dianggap sebagai kesalahan, Mega pun siap bertanggungjawab.
"Jadi maksudnya ibu itu menghormati hukum. Apapun keputusan hukum pasti akan dihormati. Misalkan loh ya, kalo nanti harus ganti (biaya haji), ganti aja," pungkasnya.
Pemanfaatan sisa kuota haji nasional tahun 2012 menjadi salah satu perbuatan tindak pidana korupsi yang didakwakan terhadap Suryadharma Ali. Jatah kuota itu dibagikannya kepada anggota lembaga negara serta tokoh masyarakat, agama dan politik.
Suryadharma sendiri mengakui memberi kuota haji kepada Megawati dan suaminya mendiang Taufik Kiemas. Presiden RI ke-5 itu mendapat jatah untuk 50 orang.(dil/jpnn)
Baca Juga:
- Tak Terima Selalu Disudutkan, Fadli Zon Sindir Habis Presiden
- Ini Orang yang Memfasilitasi Pertemuan Setya Novanto dengan Donald Trump
- Rakyat Telah Dibodohi Oleh Desain Berita Ala Istana Jokowi
- Jokowi Dinilai Raja Tega Pemungut Upeti
- Ruhut: Untung RJ Lino tidak Punya Nomor Tuhan, Kalau Punya Pasti Ditelfon
