Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketika Iwan Fals kehilangan ‘inspirasi’ untuk membuat lagu kritik sosialnya

Senin, 14 September 2015 | 8:51 AM WIB Last Updated 2015-09-14T02:02:10Z
Iwan Fals Makan bersama Pak Jokowi

LihatDulu.info - Virgiawan Listanto alias Iwan Fals memang bukan sosok penyanyi yang biasa saja. Sejak dulu, ia terkenal dengan keberaniannya menulis lirik-lirik tajam yang menyindir pemerintahan Indonesia. Apalagi jika mengenai koruptor, ia tak kenal ampun menusuk mereka dengan lagu-lagu yang tajam dan mengena.

Terakhir, Pada era presiden SBY, bang Iwan masih memiliki daya kritiknya kepada pemerintah, lewat lagu Rekening Gendut (2013), manusia setengah dewa, Bangsat (2013), Rubah (2007) dan asik ngga asik (2004)

Entah mengapa, di era Presiden Jokowi saat ini, Iwan fals seolah kehilangan ‘inspirasinya’, sentuhan kritik baik sosial dan politik seolah tidak ada, sehingga banyak yang mengatakan mengapa dan siapa yang membungkam suara maut sang legenda hidup musik Indonesia tersebut saat ini

Dari sosok Iwan Fals lah para buruh , kaum guru hingga petani bersemangat menghadapi tantangan kehidupan, bahkan semua lagu tentang mereka menginspirasi ketika mereka bersama melakukan unjuk rasa kepada pemerintah menuntut kesejahteraan

Lagu Iwan Fals lah yang selalu ada di sela sela demonstrasi baik mahasiswa ataupun buruh

Namun kini, sang Legenda hidup musik Indonesia tersebut menyimpan ‘sentuhannya’ untuk menciptakan lagu lagu kritik sosial dan politiknya; diantara begitu banyak fenomena dan peristiwa kehidupan yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia saat ini

Legenda tetaplah melegenda; lagu lagu lawas Iwan Fals masih saja tetap terdengar di sudut jalan, gang gang sempit, warung warung kopi hingga ruang kecil sebuh kantor satpam; mendengarnya seolah menjadi ‘teman kehidupan’ yang setia menemani menghadapi persoalan sehari hari (harga sembako terus naik, harga BBM tak pernah turun, ancaman PHK didepan mata, sementara kesejahteraan tidak pernah berubah)

Seperti lirik lagu Manusia Setengah Dewa berikut ini

Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini
Suara yang keluar dari dalam goa
Goa yang penuh lumut kebosanan
Walau hidup adalah permainan
Walau hidup adalah hiburan
Tetapi kami tak mau dipermainkan
Dan kami juga bukan hiburan

Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Masalah moral masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja moralmu urus saja akhlakmu
Peraturan yang sehat yang kami mau

Tegakkan hukum setegak tegaknya
Adil dan tegas tak pandang bulu
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Masalah moral masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja moralmu urus saja akhlakmu
Peraturan yang sehat yang kami mau

Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Tegakkan hukum setegak tegaknya
Adil dan tegas tak pandang bulu
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini




(LN)

Baca Juga:

  1. Ahok ingin di Buatkan Patung Dirinya yang Dipajang di Balai Kota
  2. Pendukung Jokowi: Jokowi Tak Layak Maju Pilpres 2019
  3. Habib Rizieq: Media Jangan Sesatkan Pembaca, Ahok Itu Bukan "Pahlawan Anti Korupsi"
  4. Ini Jawaban Terkait Pernyataan Ahok Melarang Potong Hewan Kurban di Sekolah
  5. Walhi: Blusukan Jokowi Bukan Solusi Atasi Kebakaran Hutan

×
Berita Terbaru Update