![]() |
| peristiwa pembakaran masjid di Tolikara, Idul Fitri lalu |
Sebelumnya dikabarkan, ada pertemuan antara Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan dengan GIDI dan Muslim Tolikara. Dalam pertemuan tersebut, GIDI mengajukan tiga tuntutan.
Pertama, pembebasan dua tersangka kerusuhan Tolikara dibebaskan. Kedua, meminta agar kasus Tolikara diselesaikan secara hukum adat dan ketiga, mereka minta tak dikaitkan dengan separatis.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti telah memerintahkan Kapolda Papua untuk menjaga keamanan di Tolikara pada saat perayaan Idul Adha 24 September nanti.
Kapolri menjamin Kepolisian akan menjaga situasi keamanan dan mencegah potensi kericuhan seperti Idul Fitri. "Saya sudah sampaikan ke Kapolda Papua," kata Badrodin saat dihubungi, Kamis (10/9).
Kapolda juga sudah diperintahkan untuk berkoordinasi (dengan pihak terkait) dan mencari kebenaran informasi tidak adanya jaminan keamanan bila dua tersangka kasus Tolikara saat Idul Fitri tak dibebaskan.(ss/ts)
Baca Juga:
- Kembali Blusukan di Pelosok Jakarta, Inikah Maksud "Terselubung" Jokowi?
- Ratusan Mahasiswa BEM Se-Indonesia akan Lanjutkan Demo dengan Bermalam Depan Istana
- Ada Apa Jokowi Blusukan di Jakarta Seperti Jadi Gubernur DKI Dulu
- Kabar Berita dari Islamtoleran.com Polisikan "Jonru" Ternyata Palsu!
- Dianggap Larang Potong Hewan Kurban, Ahok Tantang FPI
