![]() |
| permadi |
"Wah, itu cuma ramalan, apalagi ramalan Permadi tidak pernah tepat," kata Masinton di gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (11/9).
Tak mempercayai ramalan Jokowi akan cepat lengser sebagai pemimpin negara, Masinton justru berpesan agar Permadi lebih banyak belajar agar hasil ramalannya tepat dan bisa dipercaya.
"Lebih baik dia belajar dulu atau bertapa di gunung agar ramalannya bisa benar," ujar politikus PDIP itu.
Ia beralasan bahwa ramalan Jokowi tak dapat berkuasa penuh bukan dilihat dari sisi mistis. Sebab bagi dia, berbagai hal yang ditelusuri melalui mistis tidak menyediakan data yang valid dan tepat.
"Ramalan sama dilihat dari sisi ekonomi dan politik beda. Dua hal itu garapannya akademik bukan klenik. Kalau klenik yang dibilang permainan data dan sumbernya tidak valid," pungkasnya.(mdk)
Baca Juga:
- Merapat ke Jokowi, Akhirnya PAN Kebagian "Jatah" Kursi
- Politisi Menilai Ibas Masih Terbuai Romantisme Pemerintahan Bapaknya
- Manfaatkan Rizal Ramli, Jokowi Pakai Politik "Jawa" untuk Lawan JK
- Kenapa Puan belum Mundur juga dari DPR? , Formappi: Puan Layak Dicurigai
- Benarkah Megawati Dijebak Lewat Sisa Kuota Haji?
