![]() |
| Demonstrasi Mahasiswa (ist) |
“Nampak sekali Presiden Jokowi menutup-nutupi kondisi krisis Indonesia saat ini. Ada beberapa menteri yang sudah mulai terbuka. Saya kira menteri itu jujur terutama menteri dari bidang ekonomi,” papar Huda kepada intelijen (02/10).
Kata Huda, saat ini pemerintah masih menutupi kondisi krisis yang sedang melanda Indonesia. “Pelaku ekonomi sudah menyatakan krisis, pemerintah masih menyatakan aman-aman saja bahkan masih pencitraan terus,” jelas Huda.
Menurut Huda, PHK besar-besaran ini bisa membahayakan kondisi politik Indonesia. “Kalau orang terkena PHK, tidak ada pekerjaan, yang terpikir selalu negatif terus. Ini yang harus dipikirkan negara,” jelas Huda.
Huda berharap Presiden Jokowi dan para menteri kompak dalam menghadapi krisis sekarang ini. “Semua harus kompak, Jokowi tidak perlu pencitraan. Sekarang yang dibutuhkan sebuah kebijakan yang berpihak pada rakyat banyak,” papar Huda.
Tak hanya itu, Huda mengingatkan, rakyat bisa bergerak secara sendiri-sendiri apabila Presiden Jokowi tidak cepat menyelesaikan masalah bangsa Indonesia. “Suara protes di Twitter, Facebook terhadap Jokowi itu merupakan suara dari rakyat yang harus didengar oleh Jokowi,” pungkas Huda.
Baca Juga:
- Anggota Komisi VI: Justru Harga Solar yang Harus Diturunkan, Bukan Premium
- Ini Dia Isi Paket Kebijakan Ekonomi September II Jokowi
- Jokowi: Coba Dicatat, Malu Kita!
- Dollar Tembus Rp 15.000, Pengembang Gulung Tikar
- Awas, Indonesia Sedang 'Di-Astra-kan' Oleh Rini Soemarno
