
LihatDulu.info - Pelajar sekolah yang berkeliaran mengenakan seragam sekolah hampir setiap hari diamankan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang.
19 pelajar yang masih berstatus siswa asyik merayakan ulang tahun salah satu rekannya di Pantai Padang dari berbagai sekolah di Kota Padang itu digiring oleh petugas ke Markas Komando di Jalan Tan Malaka, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (20/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
Terbukti, kali ini kawasan Pantai Padang yang menjadi ikon wisata di Kota "Bingkuang", petugas menjaring belasan pelajar yang asyik mandi-mandi sambil berpelukan dengan berpakaian sekolah.
Lalu belakangan diketahui, belasan pelajar tersebut digiring setelah mereka merayakan ulang tahun salah seorang rekannya. Diduga mereka merayakannya dengan berciuman dan berpelukan bahkan juga ada beberapa diantaranya yang mandi-mandi di tepi pantai.
Mendapat laporan masyarakat, tim Satpol PP Kota Padang kemudian menertibkan 19 pelajar ini. Beberapa diantaranya juga sudah pernah diamankan oleh aparat penegak peraturan daerah (perda) beberapa waktu yang lalu.
"Dari laporan masyarakat, 19 Pelajar ini kami tertibkan karena beberapa di antaranya mandi-mandi di tepi pantai dan ada pula diantara mereka yang berpelukan," Kata Kabid P3HD, Edi Asri.
Lebih lanjut Edi Asri mengatakan pelajar yang diamankan tersebut akan tetap di proses dan membuat surat pernyataan. "Sebagai efek jera, kami akan memangil orang tua mereka. Kami mengamankan pelajar tersebut karena dikhwatirkan tindakan yang mereka lakukan akan berdampak negatif," Lanjutnya.
Salah seorang pelajar yang berinisial A (14) kepada petugas mengatakan bahwa ia tidak ada berbuat yang tak senonoh di Pantai Padang.
"Saya hanya merayakan ulang tahun teman saya Pak, lalu tiba-tiba datang Satpol PP. Sontak saya dan beberapa teman saya merasa takut. Memang ada diantaranya yang berpacaran Pak," akuinya kepada petugas.
Tak berselang lama setelah 19 pelajar diamankan, salah seorang perwakilan dari sekolah yang merasa siswanya ditertibkan mengatakan, tindak lanjut dari pihak sekolah adalah memanggil orang tua dari siswanya.
"Sebenarnya di hari Sabtu ini, para siswa tidak belajar. Hanya ikut pengembangan diri dan mereka sudah dipulangkan dari jam 10.00 WIB pagi tadi.
"Tindakan selanjutnya adalah dengan memanggil orang tua mereka, dan dari pihak sekolah adalah dengan memberikan sangsi kepada siswa yang bersangkutan," tutur guru yang tidak bersedia disebutkan namanya ini.(mn)