Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hanura: Sumber Waras dan Reklamasi Gagal, Sekarang Serang Teman Ahok

Jumat, 24 Juni 2016 | 11:46 AM WIB Last Updated 2016-06-24T04:47:48Z
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meniggalkan istana merdeka, Jakarta usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Jumat (27/2/2015). Dalam pertemuan itu Basuki melaporkan kisruh terkait APBD 2015 kepada Presiden Joko Widodo.

LihatDulu.info - Ketua DPP Partai Hanura Dadang Rusdiana mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan berbagai serangan yang belakangan datang kepada kelompok relawan pendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama, Teman Ahok.

Ia meyakini, serangan-serangan belakangan ini merupakan isu yang dibuat oleh lawan politik untuk menggagalkan Ahok dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

"Setelah reklamasi, lalu Sumber Waras gagal menjatuhkan elektabilitas Ahok, mereka atau lawan politik kan terus cari celah termasuk menyerang Teman Ahok," kata Dadang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Sebelumnya, Politisi PDI-P Junimart Girsang menyebut Teman Ahok menerima Rp 30 miliar dari pengembang reklamasi Teluk Jakarta.

Komisi Pemberantasan Korupsi pun tengah menyelidiki hal ini.

Belakangan, sejumlah mantan anggota Teman Ahok mengaku melakukan kecurangan saat mengumpulkan KTP dukungan dari warga Jakarta.

"Ya biasa kan, ada Teman Ahok yang buka kartu itu dan ini, menyebut digaji, beli KTP dan lain-lain, itu adalah bagian dari mengganggu elektabilitas Ahok. Padahal semua itu omong kosong," ucap Dadang.

Sekretaris Fraksi Hanura di DPR ini memastikan, partainya tetap akan solid mendukung Ahok dan tak akan terpengaruh dengan serangan yang datang dari berbagai pihak.

"Apapun yang terjadi pada Teman Ahok, enggak masalah. Yang kita dukung Ahok, bukan Teman Ahok," ucap Dadang.(kp)
×
Berita Terbaru Update