![]() |
| Ushab al quran mini berukuran tak lebih dari 2x3 cm di polewali andar sulawesi barat diperkirakan sudah berusia ratusan tahun lalu. Al quran super kecil ini sebagain tulisannya sudah mulai tak terbaca karena lapuk dimakan usia. |
LihatDulu.info - Di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ada sebuah Al Quran berukuran mini yang diperkirakan sudah berusia ratusan tahun lalu. Al Quran ini hanya berukuran 2x3 sentimeter.
Asrul, warga Kelurahan Amassangan, Kecamatan Bunuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengatakan, Al Quran ini ditulis tangan oleh Tuan Langarang, salah satu ulama dan tokoh penyebar Islam di Tanah Mandar, tepatnya di Desa Napo, Polewali Mandar pada abad 18 lalu, dengan tinta emas.
Asrul dikenal sebagai generasi ketiga ulama Tuan Langarang. Dia mengaku menerima Al Quran mini ini sebagai warisan dari orangtuanya. Hingga kini, Al Quran itu masih dilestarikan turun-temurun oleh keturunan Tuan Langarang.
Sebagian orang mungkin agak kesulitan untuk membacanya karena ukiran tulisannya sangat kecil, namun tidak dengan Asrul.
“Sebagian tulisannya juga sudah tak terbaca dan kusam karena faktor usia," ujar Asrul, cucu turunan ulama Tuan Langarang.
Asrul yang sudah sangat mengenal karakter hurufnya dengan mudah membaca ayat demi ayat hingga berjumlah 14 surat atau 30 jus.
Untuk menjaga kelestariannya agar tidak segera punah atau hancur, Al Quran mini ini hanya dikeluarkan pada waktu-waktu tertentu saja seperti pada saat peringatan Nuzulul Quran dan Ramadhan saja untuk tadarus di masjid.
Al Quran mini peninggalan sejarah yang menjadi salah satu jejak peradaban Islam di tanah Mandar ini disimpan di rumah Asrul.(kp)
