![]() |
| Masyarakat Korban Asap Riau |
Masyarakat Riau pun kini banyak yang mengeluh sakit, sesak napas dan bahkan ada siswa Sekolah Dasar yang meninggal dunia akibat paru-parunya disesaki lendir dan dahak.
Masyarakat Kota Pekanbaru dan sekitarnya juga tidak tinggal diam dengan kondisi ini. Mereka mengungkapkan isi hatinya karena asap selalu datang setiap tahun di kota tempat kelahirannya. Di Twitter, masyarakat menggunakan #MelawanAsap untuk mengimbau pemerintah dan meminta bantuan kepada banyak pihak.
Tidak hanya itu, mereka juga meluapkan kekecewaannya melalui video yang diunggah di Youtube. Dalam video yang berjudul 'Kami Tidak Diam #MELAWANASAP' ini terlihat suasana Riau dan sekitarnya yang diselimuti asap tebal.
Mereka juga ramai-ramai mengungkapkan bahwa bencana ini sudah bertahun-tahun terjadi di tempat mereka, namun tetap saja belum ada tindakan dari pemerintah ataupun pihak-pihak tertentu.
"Kepada yang berkuasa, kami juga manusia. Seharusnya kami hirup udara, bukan asap yang berbahaya. Kami tidak akan diam, kami akan melawan. Ini bisa dihentikan, agar kami tidak mati perlahan. Bertahan dan melawan," cuplikan ungkapan warga Riau, dalam Video tersebut.
Berikut video ungkapan masyarakat Riau:
Baca Juga:
- Wow!! Air Kali Ciliwung Sudah bisa di Minum, Kualitas sama kayak Aqua
- Ketika Iwan Fals kehilangan ‘inspirasi’ untuk membuat lagu kritik sosialnya
- Ahok ingin di Buatkan Patung Dirinya yang Dipajang di Balai Kota
- Pendukung Jokowi: Jokowi Tak Layak Maju Pilpres 2019
- Habib Rizieq: Media Jangan Sesatkan Pembaca, Ahok Itu Bukan "Pahlawan Anti Korupsi"
