![]() |
| Ilustrasi |
Sudah sepantasnya, kata Djoni, aparat penegak hukum memberikan hukuman yang lebih berat.
"Semoga penganiayaan itu tidak terjadi, akan tetapi kalau memang terjadi saya meminta dihukum seberat-beratnya karena yang melakukannya adalah wakil rakyat dan korbannya kaum lemah yang mencari nafkah menjadi seorang pekerja domestik," ujar dia saat dihubungi TeropongSenayan, Senin (05/10/2015).
Selain itu, Djoni juga mengimbau Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), agar proaktif menindaklanjuti kasus tersebut lantaran menyangkut harkat dan martabat lembaga tinggi negara seperti DPR RI ini.
"Kalau terbukti adanya penganiayaan dan ada masyarakat yang melaporkannya tentu MKD layak memproses karena telah menjatuhkan martabat anggota," tegas dia.
Sebelumnya, anggota DPR dari Fraksi PPP Fanny Safriansyah atau Ivan Haz diduga melakukan tindak kekerasan terhadap pembantu rumah tangga yang bekerja di kediaman anggota dewan tersebut. Kasus ini telah tengah diproses oleh Polda Metro Jaya.(ts)
Baca Juga:
- Bawa Kartu NU, Jemaah Haji Ini Disangka Anggota Tentara PBB oleh Polisi Saudi
- Isu Minta Maaf ke PKI, Inilah Penjelasan Jokowi
- MPR Minta Penyebar Paham PKI Ditindak Tegas
- Unggah Video Polantas Minta Suap, Adlun Fiqri Dibui Polisi
- Anak DN Aidit: Film G 30 S/PKI membuat marah rakyat Indonesia
