Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pengamat: Rupiah Menguat, Jokowi Aji Mumpung Manfaatkan Bencana Asap untuk Pencitraan

Rabu, 07 Oktober 2015 | 6:56 PM WIB Last Updated 2015-10-07T11:56:18Z
Jokowi tinjau kebakaran hutan di Kalimantan. ©AFP PHOTO/Romeo Gacad
LihatDulu.info - Pengamat politik Muhammad Huda menilai, Presiden Joko Widodo telah memanfaatkan bencana asap untuk menaikkan popularitas dengan mengunjungi wilayah lahan yang terbakar di sejumlah wilayah.

“Berdasarkan keterangan Sekretaris Kabinet Pramono Anung Presiden Jokowi mau ke Riau. Ini justru memanfaatkan bencana untuk pencitraan. Beberapa hari yang lalu di daerah yang terkena asap juga tidak selesai,” tegas Muhammad Huda dalam keterangannya kepada intelijen (07/10).

Menurut Huda, dalam menanggulangi dampak bencana asap, Jokowi hanya perlu membuat kebijakan yang tepat. “Misalnya memaksimalkan penggunaan bom air. Jika Indonesia tidak mampu, bisa minta bantuan dari negara lain. Kalau Jokowi hanya datang membawa wartawan, foto-foto, dan tidak menyelesaikan masalah. Itu namanya hanya pencitraan saja,” papar Huda.

Huda menilai, Jokowi mulai menggenjot pencitraan setelah nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS. “Mumpung rupiah menguat dan diopinikan media mainstraim sebagai kerja Jokowi, maka Jokowi pun seolah-olah bekerja menyelesaikan kasus asap dengan terjun langsung di daerah tersebut,” jelas Huda.

Sebelumnya Seskab Pramono Anung menyatakan, pemerintah betul-betul serius dalam menangani kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Sumatera dan Kalimantan. Presiden Jokowi direncanakan bakal turun langsung meninjau lokasi dan penanganan di Riau, Jambi dan lokasi lainnya.

“Pemerintah serius menghadapi ini, nanti akan ada ratas khusus mengenai hal itu, dan kalau penerbangan bisa dilakukan, besok presiden akan ke tempat-tempat yang waktu itu mau dikunjungi, tetapi belum bisa, dan sedang dipersiapkan selama tiga hari mengkoordinasikan persoalan yang terkait dengan asap,” kata Pramono di Istana (07/10).

Baca Juga:

  1. “Rakyat jadi Tumbal, Bencana Asap Dipertahankan demi Pengalihan Isu Keterpurukan Ekonomi”
  2. “Lindungi Megawati dan Jokowi dari Masalah Hukum, PDIP Dorong Pelemahan KPK”
  3. Kurtubi Bela Surya Paloh, Begini Cara Pembelaannya
  4. Jokowi "Berbohong" Lagi, Lihat Daftar Tambahan Kebohongan Panjang Jokowi
  5. “Rupiah Menguat Karena Prestasi BI, 'Jokowers' tetap Klaim Akibat Kerja Jokowi”

×
Berita Terbaru Update